HARIANE.JOGJA – Melakukan perjalanan ke tempat wisata di Jogja, rasanya tak lengkap jika tidak mengunjungi Rumah Annelies di Studio Alam Gamplong Yogyakarta.
Studio Alam milik salah satu sineas terbaik tanah air, Hanung Bramantyo ini merupakan salah satu alternatif destinasi wisata di Jogja yang sangat layak dikunjungi, terutama bagi pegiat maupun penggemar film Indonesia.
Di Studio Alam Gamplong yang menjadi lokasi film Bumi Manusia ini, pengunjung tak hanya disajikan dengan situasi alam yang bersih dan asri. Namun juga bisa melihat langsung bagaimana sebuah lokasi atau setting pembuatan film.
Namun yang tak kalah menarik, sebab di sana terdapat Rumah Annelies yang dibalik keunikan dan keindahan interiornya ternyata rumah tersebut menyimpan kisah mistis.
Bagi pecinta film garapan Hanung Bramantyo berjudul Bumi Manusia, tentu rumah Annelies di Studio Alam Gamplong menjadi salah satu destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan begitu saja.
Selain menjadi salah satu lokasi yang ikonik dengan berbagai adegan yang menguras emosi, rumah Annelies di Studio Alam Gamplong juga memiliki interior yang sangat unik karena kental dengan interior khas rumah Belanda dan juga Indonesia.
Studio Alam Gamplong, Alternatif Tempat Wisata di Jogja
Studio alam Gamplong atau biasa juga disebut dengan Studio Gamplong adalah sebuah tempat wisata yang terletak di salah satu sudut kota Yogyakarta. Tepatnya yaitu berada di Desa Gamplong, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman Yogyakarta.
Studio Gamplong awalnya dibuat sebagai lokasi syuting beberapa film karya Hanung Bramantyo, seperti contohnya film Bumi Manusia. Namun seiring berjalannya waktu, lokasi syuting tersebut berubah menjadi salah satu tempat wisata edukasi di Yogyakarta.
Editor
-
Ichsan Muttaqin
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas