HARIANE JOGJA – Kapolri bertemu Gubernur DIY pada Jum’at, 3 Maret 2023 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta.
Pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut Kapolri, Listyo Sigit Prabowo dan Sri Sultan HB X fokus melakukan pembahasan terkait keamanan.
Usai Kapolri bertemu Gubernur DIY, kejadian kekerasan yang terjadi di wilayah ini juga disinggung.
Kapolri Bertemu Gubernur DIY
Sebelumnya Kapolri melakukan kunjungan ke Yogyakarta dan menghadiri penutupan rangkaian acara Rakernis (Rapat Kerja Teknis) Logistik Polri.
Melalui akun Instagram resminya, Polda menyebut rapat itu telah ditutup pada 3 Maret 2023 di The Alana Yogyakarta Hotel and Convention Centre.
Tak hanya Kapolri, tampak sejumlah petinggi kepolisian juga mendampingi Sigit, diantaranya Irwasum (Inspektorat Pengawasan Umum) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Ahmad Dofiri, Kapolda DIY Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, dan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Kapolri bertemu Gubernur DIY di Gedung Willis, kompleks Kantor Gubernur tersebut.
Topik pembicaraan difokuskan pada situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Kapolri mengatakan bahwa Polri perlu mengambil keputusan terkait dengan situasi Kamtibmas di Indonesia.
Disebutkan melalui portal resmi Pemda DIY, Kapolri meminta masukan dari Sri Sultan Hamengkubuwono X agar dapat mengatasi situasi-situasi yang dimungkinkan mengancam Kamtibmas.
“Tentunya bicara-bicara harian terkait dengan situasi Kamtibmas. Kami dari Polri perlu mengambil langkah-langkah dan masukan-masukan terkait situasi-situasi dan tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dan mendukung Kamtibmas dan lainnya. Hal-hal itu yang kami diskusikan dan minta masukan-masukan beliau (Sri Sultan),” ujarnya.
- 1
- 2
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas