HARIANE.JOGJA – Kenaikan harga BBM bersubsidi memicu kenaikan sejumlah barang pokok masyarakat.
Sejumlah harga bahan pokok tercatat mengalami kenaikan harga menyusul diumumkannya kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar subsidi.
Bahkan, sejumlah barang telah mengalami lonjakan harga sebelum pengumuman kenaikan harga BBM terjadi.
Melansir laman hargapangan.id, beberapa daftar harga bahan pokok yang naik tersebut adalah cabai merah besar, cabai merah keriting, beras kualitas bawah II, beras kualitas medium II, dan beras kualitas super I.
Namun, melihat tingginya kenaikan harga BBM bersubsidi yang cukup signifikan, lonjakan harga sejumlah barang kebutuhan pokok diperkirakan masih akan terus terjadi.
Seperti diketahui, harga Pertalite mengalami kenaikan dari Rp 7.650 ribu menjadi Rp 10.000/liter. Sementara harga solar subsidi juga mengalami kenaikan dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800/liter.
Berikut Daftar Harga Bahan Pokok yang Naik di Indonesia karena kenaikan harga BBM Bersubsidi

1. Cabai merah besar
• Harga: Rp 60.750/kg
• Kenaikan: 0,41 persen (Rp 250)
2. Cabai merah keriting
• Harga: Rp 63.550/kg
• Kenaikan: 0,95 persen (Rp 600)
3. Cabai rawit merah
• Harga: Rp 62.500/kg
• Kenaikan: 0,32 persen (Rp 200)
4. Beras kualitas bawah II
Editor
-
Ichsan Muttaqin
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas